JAKARTA, KOMPAS.com – Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menjelaskan langkah terkini kepolisian dalam mengusut kasus kematian Brigadir J atau polisi bernama Nofriansyah Yosua Hutabarat yang disebut tewas dalam baku tembak.
Dedi menyebutkan, Polri terus memperkuat pembuktian ilmiah untuk mengusut penembakan yang dilakukan untuk dilakukan Bharada E Brigadir J di rumah dinas Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Irjen Ferdy Sambo.
Menurutnya, langkah itu perlu dilakukan demi menghindari spekulasi-spekulasi yang kebenarannya belum bisa dipertanggung jawabkan.
Baca juga: Video Viral Penjelasan Luka Tak Wajar di Tubuh Brigadir J, Ini Tanggapan Polri
Adapun Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah membentuk tim
